Pasquale Bruno Pemain Penuh Polemik

Bigbosbet.net – Pasquale Bruno lahir pada di Lecce Italia pada 19 Juni 1962. Ia merupakan pesepakbola dengan posisi sebagai penyerang yang bergabung dengan beberapa klub. Karirnya dimulai pada tahun 1979 dan bergabung dengan klub Lecce. Empat tahun kemudian ia bergabung dengan klub Como, lalu sempat membela Juventus. Sementara klub terakhir yang ia ikuti adalah Cowdenbeath pada tahun 1998.

Diantara pemain berkebangsaan Italia, mungkin Pasquale Bruno yang paling bermasalah. Pasquale Bruno dikenal dengan pesepakbola yang kuat, ulet, namun penuh kontroversial. Sejumlah kasus Pasquale Bruno di lapangan bola membuat ia seringkali mendapat kartu dalam karir bermainnya hingga diskors. Lalu bagaimana gaya bermainnya saat di lapangan dan kasus Pasquale Bruno yang menjadi polemik?

 

Gaya Bermain di Lapangan

Sebelum membahas kasus Pasquale Bruno yang menjadi polemik, kita simak terlebih dahulu gaya bermainnya di lapangan. Bruno dijuluki The Animal oleh Gianni Agneli mantan Presiden Juventus dan Roberto Tricella mantan rekan timnya. Julukan ini bukan tanpa sebab, karena Bruno memiliki karakter yang temperamental, agresif dan gaya bertahan yang tak bisa dikompromi. Mungkin karakter inilah yang membuat kasus Pasquale Bruno sering terjadi.

Meskipun memiliki karakter yang cukup temperamental, Bruno memiliki fisik yang kuat, konsentrasi, dan komitmen yang kuat. Bruno juga memiliki prestasi yang cukup membanggakan selama berkarir. Ia juga bergabung dengan tim nasional Italia seperti tim U20 Italia, B U21, serta Olympic.

 

Kasus Pasquale Bruno yang menjadi polemik

Sepanjang karir Pasquale Bruno sebagai pemain sepakbola, ia memiliki sederet kasus kontroversial. Kasus Pasquale Bruno trsebut kebanyakan bersama dengan lawan main hingga wasit. Sejumlah pemain sempat beradu mulut hingga melakukan penyerangan fisik. Pemain tersebut antara lain Roberto Baggio, Massimo Crippa, Marco Van basten, Diego Maradona, dan masih banyak yang lainnya.

Kasus Pasquale Bruno yang paling populer bersama Roberto Baggio adalah ketika Liga Musim Seri A pada 28 Mei 1989. Saat itu Juventus tengah menghadapi Fiorentina yang di gelar di Turin. Pada pertandingan tersebut terjadi adu fisik antara Bruno dan Baggio. Hingga pada akhirnya mereka berdua mendapatkan skors selama dua pertandingan. Antara kedua pemain ini memang terjadi persaingan dan juga saling menuduh hingga memberikan ancaman.

Selain kasus Pasquale Bruno dengan sesama pemain di lapangan, ia juga pernah terjadi dengan seorang wasit. Ia bahkan pernah dilarang bermain dalam pertandingan selama delapan kali kompetisi. Hal ini dikarenakan Bruno menyerang secara fisik seorang wasit ditengah pertandingan dan juga teman-temannya yang berusaha ikut campur. Tak hanya itu, pemain penuh polemik ini juga pernah mencekik pemain cadangan dari Hibernian hingga menendang bagian ginjal. Saat itu ia sedang bermain membela tim Skotlandia yaitu Hearts.

Tak berhenti disitu, Bruno juga sempat menyerang pemain yang hanya memperhatikan penampilan. Misalnya pemain yang memakai tato, anting, suka belanja, dan sering ke klub malam. Bruno pernah memberikan pernyataan jika dirinya masih aktif bermain, ia memberikan ancaman dengan berniat memberi pelajaran kepada Ziatan Ibrahimovic.

Meskipun sudah banyak kasus Pasquale Bruno di lapangan maupun diluar, ia sempat menyesal atas apa yang sudah terjadi. Ia juga menyatakan jika apa yang terjadi di lapangan jauh berbeda dengan karakternya saat diluar lapangan. Bruno memang dikenal lebih tenang saat diluar lapangan dibanding saat bermain. Terutama saat wawancara yang dilakukan setelah pertandingan usai. Perubahan karakternya tersebut lebih dirasakan sebagai metamorfosis