Kisah Michel Platini Meninggalkan Tahta Presiden UEFA

Bigbosbet.net – Michel Platini adalah Presiden UEFA, yang merupakan tahta utama dalam kancah sepak Bola di Eropa. Sebuah foto arsip yang tertulis tanggal 18 Juni 2013, menunjukkan bahwa Michel Platini mengadakan jumpe pers di Yerussalem, Israel. Namun, pada tahun 2016, dinyatakan bahwa Michel Platini meninggalkan tahta Presiden UEFA.

Kisah Michel Platini Meninggalkan Tahta Presiden UEFA

 

Dilansir dari CNN News, pada hari Senin (9/5/2016), dinyatakan bahwa Michel Platini meninggalkan tahta Presiden berdasarkan keputusan dari Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) yang memutuskan untuk memberi hukuman pengucilan dari FIFA kepada Michel Platini. Hanya saja selang hukuman ini diturunkan, yakni dari 6 tahun menjadi 4 tahun pengucilan.

 

Michel Platini meninggalkan tahta Presiden pada usia 60 tahun, dengan alasan bahwa ia terbukti dengan kasus “konflik kepentingan” dengan Presiden FIFA tahun sebelumnya, Sepp Blatter pada tahun 2011. Dalam kasusnya, Sepp Blatter memberikan uang komisi sejumlah 2 juta Franc Swiss kepada Michel Platini tanpa adanya catatan.

 

Karena kasus tersebut, sehingga FIFA mengucilkan Michel Platini dan Sepp Blatter dari sepak bola dunia masing masing selama enam tahun, yang menimbulkan Michel Platini meninggalkan tahta Presiden dan menutup ceritanya bersama legenda sepak bola Prancis.

 

Dalam sebuah pernyataan resminya, dikatakan bahwa Michel Platini meninggalkan tahta dengan tetap menerima keputusan CAS. Hanya saja, ia juga menyatakan bahwa ia merasa keputusan yang diberikan itu tidak adil. Ia menyatakannya karena setelah semua anggota dari negara menyetujui, justru Michel Platini meninggalkan tahta Kepresidenan UEFA.

 

Berdasarkan sebuah artikel yang berjudul “Kejatuhan seorang tokoh yang ingin menjadi raja FIFA” , BBC mengatakan bahwa kejadian Michel Platini meninggalkan tahta adalah sebuah ironi. Bagaimana tidak? Ia mundur pada bulan Mei, sedangkan pada bulan Juni sampai Juli mendatang akan diadakan pesta sepak bola Eropa “Euro 2016” di negaranya.

 

Sedangkan menurut Wakil Presiden FIFA,  yang merupakan wakil Inggris Raya, David Gill, kasus Michel Platini meninggalkan tahta presiden ini adalah sebuah kesalahan. Ia menyatakan demikian karena menurutnya Michel Platini gagal membersihkan namanya dari korupsi FIFA.

 

Pada tahun 1984, dalam acara Piala Eropa yang digelar di Prancis, Michel Platini menjuarai sebagai bintang dan kapten Less Blues. Saat itu, ia berhasil mencetak 9 gol dalam turnamen yang bermain sebagai gelandang.

 

Dilansir dari Press Associated (h/t The Independent), sebelum Michel Platini meninggalkan tahta presiden, ia telah membuat 5 inovasi baru selama ia menjabat di UEFA selama di tahun 2017 hingga 2015.

  1. Financial Fair Play
  2. Turnamen Euro yang diikuti 14 kesebelasan
  3. Euro 20 yang akan dimainkan di 13 kota di Benua Eropa
  4. Penambahan peserta Liga Champions
  5. Menciptakan asisten wasit tambahan di sisi masing masing gawang