Kevin-Prince Boateng Menyerang Federasi Sepakbola Ghana

Agen Casino – Boateng dikirim pulang dari turnamen menyusul laporan terjadi perselihan dengan pelatih Kwesi Appiah. Sejak saat periden Schalke,  Horst Heldt mngatakan  bahwa ia harus menyelesaikan sengketa dengan tim nasional.

Tapi pemain gelandang ini telah melangkah lebih jauh, mengungkapkan sejumlah ketidakpuasan dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Jerman Sport Bild.

Dia berkata: “Itu adalah mimpi buruk dari hari pertama sampai akhir saya tidak pernah berpikir bahwa siapa pun bisa mengatur Piala Dunia begitu buruk , dimulai dari penerbangan memuju hotel, semuanya begitu amatir..”

“Setelah kamp latihan pertama kami di Amsterdam, kami terbang terbagi menjadi dua kelompok untuk  karena tampaknya tidak cukup ruang pada penerbangan. Setengah dari kita pergi melalui Atlanta, setengah lainnya melalui New York. Kami duduk di sekitar bandara selama sembilan jam dan bepergian dengan total 19 [jam].

Agen Sbobet – “Penerbangan dari Miami ke Brasil seminggu kemudian memakan waktu 12 jam dan kami harus duduk di kelas Ekonomi. Sulit bagi kaki kami untuk nyaman. Ini mungkin terdengar sedikit aneh bagi orang normal, tapi bagi seorang olahragawan profesional itu tidak masuk akal. Pada saat yang sama, presiden itu duduk di kelas bisnis bersama istri dan dua anak nya.

“Kemudian kami akhirnya mendapat penerbangan charter di Brazil, tetapi mereka berhasil kehilangan bagasi saya. Aku tidak punya sepatu atau tape setiap hari. Aku tiadak punya apa-apa. Itu adalah bencana.”

Agen Judi –  Boateng juga tidak senang dengan keadaan akomodasi yang disediakan.

“Sebelum pertandingan pertama kami melawan AS, kami berada di sebuah hotel busuk yang bisa tidak direkomendasikan oleh FIFA,” lanjutnya.

“Ruangan yang basah dan aku harus mengubah nya karena itu seperti aku punya kolam renang pribadi sendiri, ada banyak air jatuh dari langit-langit.”

Boateng meninggalkan kamp Ghana menjelang kekalahan 2-1 dari Portugal bersama dengan pemain AC Milan Sulley Muntari.

Dilaporkan bahwa pemaian Schalke dan AC Milan yang merupakan rekan di klub Serie A dalam satu musim, telah bertengkar dengan sang pelatih.