Harapan Christian Abbiati Untuk Liga Europa

Agen Casino – Christian Abbiati tak menampik jika kans AC Milan untuk mendapat satu tiket ke Liga Europa musim depan amat tipis. Karena itu, dia pun berharap timnya mendapat keajaiban di giornata terakhir Liga Italy pekan  ini.

Serie A tinggal menyisakan satu tiket lagi ke Liga Europa musim depan. Secara matematis, masih ada jatah empat tim yang bisa merebutnya di giornata terakhir akhir pekan ini jika bisa finis di peringkat keenam. Dimana persaingan yang cukup ketat terjadi antara Torino, Parma,Verona  dan AC Milan untuk posisi tersebut.

Judi Online – Torino berada di garis terdepan dengan berada di posisi keenam dengan 56 poin. Parma yang ada satu tingkat di bawah Torino hanya terpisah satu angka. Sementara AC Milan dan Verona sama-sama punya 54 poin.

Dengan situasi seperti itu, maka Milan wajib memenangi laga terakhir melawan Sassuolo, Minggu (18/5) jika ingin lolos ke Liga Europa. Namun dengan catatan Torino dan Parma sama-sama gagal memetik poin penuh. Ini menandakan persaingan sengit terjadi dipapan tengah klasemen Serie A pekan terakhir untuk mendapatkan tiket Liga Eurpa.

Abbiati sadar jika peluang timnya sangat tipis untuk lolos ke Liga Europa musim depan saat dikalahkan oleh klub Atalanta. Christian Abbiati berharap bakal terjadi keajaiban untuk AC Milan di giornata pamungkas Serie A Italia pada akhir pekan sehingga mereka dapat menyudahi musim di zona Liga Europa

“Bagaimanapun, finis di peringkat enam bukan target yang seharusnya dimiliki Milan. Kami harusnya bersaing untuk Liga Champions, tapi tidak melihat Milan di Eropa sama sekali juga sedih.”

“Jika saja kami menang kemarin (melawan Atalanta), kami akan naik ke posisi keenam. Sekarang kami harus menang di hari Minggu dan berharap hasil lainnya berpihak pada kami. Ini di luar kendali kami,” katanya.

Agen Bola – “Saya masih mengharapkan keajaiban. Tetapi peringkat keenam seharusnya tak menjadi target Milan. Kami semestinya berjuang demi Liga Champions, tapi sama sekali tak melihat Milan di Eropa adalah menyedihkan.”